Apa itu Kartu Tarot?
Pada Awalnya di abad ke 15, Kartu Tarot digunakan untuk Permainan kartu biasa
namun pada awal abad ke-18, kartu tarot digunakan untuk peramalan. ada banyak sekali jenis Dek Kartu Tarot, tapi yang paling terkenal adalah Rider-Waite-Smith.banyak cara untuk meramal menggunakan Kartu Tarot, salah satunya dengan membaca makna dari Arcana tersebut.
Berikut adalah makna dari setiap Arcana secara umum.(saya menggunakan Kartu yang ada di seri game-game Persona, karena kartu yang asli agak begitulah):
0. The Fool

The Fool(si Bodoh) digambarkan sebagai orang, yang berjalan di ujung tebing,dia memegang sebuah ransel dan ditemani dengan seekor anjing yang menyalak didekatnya. The Fool tidak memperhatikan kemana dia jalan, dan hampir terjatuh dari tebing.
Makna:
The Fool adalah Arcana yang menggambarkan "Kemungkinan yang tak terbatas". Tersesat dalam lamunannya, The Fool tidak tahu kemana dia akan pergi, apa yang akan dia lakukan, atau mengapa dia pergi, tapi dia tidak tidak peduli. Dia tidak memiliki tempat tujuan tetapi dia tetap saja berjalan kedepan, tidak mengetahui bahwa dia akan jatuh dari tebing. Tidak seperti orang-orang lainnya yang akan berbelok dari tebing, merasakan bahaya yang ada di depan, The Fool percaya pada mimpinya untuk membawanya melewati beban apapun; baik yang terlihat ataupun yang tidak..Dia berkelana dengan membawa ransel yang berisi barang-barang dasar, dan percaya bahwa barang tersebut dapat membantunya melewati perjalanannya, tidak peduli seberapa jauh atau susah perjalanan itu.
Bagi the Fool, ketidaktahuan adalah sebuah kebahagiaan, karena dia benar-benar tidak mengetahui begitu keras dan kejamnya dunia ini. Jika bukan karena gonggongan anjing berada didekatnya, dia tidak akan memerhatikan sekelilingnya dan tetap berpedoman pada kebodohannya.
Sebagai Kartu berangka 0, the Fool menggambarkan bahwa banyak sekali kemungkinan dan kesembatan untuk berubah jika seseorang menginginkannya. the Fool hanya butuh berusaha, maka dia akan mendapatkannya. Di dunia yang sempurna, tidak ada orang yang harus menggerakan jarinya untuk melakukan sesuatu, jika kehidupan benar-benar seperti the Fool. tapi dunia tidak seperti itu. Sama seperti jika kita menjadi the Fool dan melakukan perjalanan hanya dengan barang kebutuhan sederhana, dan melihat kepada hal yang bisa dan mungkin terjadi, si anjing(suara dikepala kita yang selalu memberitahu kita sesuatu yang tidak bisa atau tidak mungkin terjadi), akan selalu mengembalikan kita kepada kenyataan.
Oleh karena itu, the Fool menunjukan bahwa kita tidak bisa bergantung hanya kepada mimpi kita untuk terus maju(karena itu akan menyebabkan kita kehilangan pandangan tentang dunia), tapi kita juga harus mendengarkan suara-suara yang ada di dalam kepala kita yang menunjukan kenyataan.
No comments:
Post a Comment